Evaluasi Pembelajaran

EVALUASI PEMBELAJARAN

Langkah pertama dalam merencanakan evaluasi pembelajaran adalah menentukan prosedur evaluasi. Prosedur yang baik harus menggunakan lebih dari 1 (satu) macam prosedur dan setiap pertemuan harus ada post test. Prosedur penilaian yang digunakan, terdiri atas :

  1. Pre test : Penilaian awal atau penilaian yang dilakukan sebelum memulai pelajaran
  2. Progress test : Penilaian selama mengajar atau penilaian yang dilakukan di tengah-tengah pelajaran.
  3. Post test : Penilaian akhir, penilaian yang dilakukan setelah pelajaran pelajaran selesai disampaikan.

Setelah menentukan prosedur evaluasi, langkah berikutnya adalah menentukan bentuk evaluasi. Bentuk evaluasi atau penilaian yang baik adalah bermacam-macam atau lebih dari 2 macam, sedangkan instrumen yang baik mempunyai berbagai jenjang kesulitan, banyak menggunakan pertanyaan tingkat tinggi (sekitar 75%), disusun dari pertanyaan yang mudah ke sukar dan jelas penggunaan bahasanya. Tulislah bentuk penilaian yang digunakan, terdiri atas :

  1. Tes tes lisan, tulisan, dan/atau perbuatan : Evaluasi dibuat dalam bentuk tes obyektif (Benar Salah, pilihan ganda, menjodohkan, melengkapi), tes esei (uraian bebas, uraian terbatas), tes perbuatan (perorangan, kelompok).
  2. Non tes : Evaluasi dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara, studi kasus, skala penilaian – / + , chek list, inventori Setuju –TS.

Score (sekor) evaluasi ditentukan berdasarkan indikator penilaian yang dicapai oleh mahasiswa dalam mencapai hasil akhir yang dihararapkan. Sekor masing-masing pencapaian indikator penilaian, dari nilai yang tertinggi sampai yang terendah dengan bahasa yang jelas. Batas lulus hasil akhir adalah C+/C dengan pencapaian minimal 1 indikator.

Uraian yang terdapat pada kolom “indikator penilaian” dapat disalin pada kolom hasil penilaian dengan sekor C+/C sebagai kriteria penilaian untuk minimum kelulusan. Untuk hasil akhir yang lebih baik dengan sekor B+/B/B- dapat ditambah dengan 1-2 indikator dan sekor A/A- dapat ditambah dengan 2 indikator atau lebih. Dengan demikian kriteria penilaian untuk masing-masing hasil akhir dapat ditentukan berdasarkan jumlah indikator sebagai berikut :

  1. Sekor A / A- : memenuhi kriteria penilaian lebih dari 3 indikator pencapaian hasil belajar.
  2. Sekor B+ / B / B- : memenuhi 2 – 3 indikator pencapaian hasil belajar.
  3. Sekor C+ / C : memenuhi kriteria penilaian minimal, misalnya 1-2 indikator pencapaian hasil belajar.
  4. Sekor D : kurang memenuhi kriteria penilaian minimal.
  5. Sekor E : tidak memenuhi kriteria penilaian minimal.

 

Informasi lebih lanjut tentang evaluasi pembelajaran dapat di download dengan meng-klik link ini :   Evaluasi pembelajaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *